
Tangan adalah bagian tubuh yang paling sering mengalami cedera di tempat kerja. Mulai dari luka potong, luka bakar, sengatan listrik, paparan bahan kimia, hingga cedera akibat getaran — hampir semua pekerjaan industri mengandung risiko bagi tangan. Sarung tangan safety yang tepat adalah garis pertahanan pertama yang tidak boleh dikompromikan.
Portwest menghadirkan rangkaian sarung tangan kerja dengan spesifikasi teknis yang luas — dari perlindungan potong level tertinggi, ketahanan panas ekstrem, hingga grip superior di kondisi berminyak. Sebagai Distributor Resmi Portwest di Indonesia, Maduma Safety menyediakan pilihan lengkap untuk setiap kebutuhan industri Anda.
💬 Butuh sarung tangan safety Portwest untuk proyek atau perusahaan Anda?
Konsultasikan kebutuhan dan dapatkan penawaran terbaik melalui WhatsApp Maduma Safety — respon cepat, pengiriman ke seluruh Indonesia.
Sebelum memilih sarung tangan, penting untuk memahami standar yang digunakan agar bisa menyesuaikan dengan risiko nyata di lapangan.
Standar paling umum untuk sarung tangan industri. Mengukur 4 parameter:
Untuk sarung tangan cut resistant modern, ada tambahan pengujian EN ISO 13997 (TDM test) yang memberikan rating A–F, di mana F adalah tingkat tertinggi.
Standar untuk sarung tangan yang melindungi dari panas dan api. Terdapat 6 sub-parameter termasuk ketahanan api, panas kontak, panas konvektif, dan panas radiasi.
Untuk pekerjaan yang melibatkan kontak dengan bahan kimia atau mikroorganisme.
Untuk industri dengan risiko potongan paling tinggi seperti pengolahan kaca, fabrikasi logam presisi, atau handling komponen tajam, dibutuhkan sarung tangan dengan rating cut resistance Level F — standar tertinggi EN ISO 13997.
Portwest AP51 Cut F15 Nitrile Aqua Glove memenuhi kebutuhan ini dengan sempurna. Liner 15-gauge HPPE+Polyester+Steel dilapisi nitrile double-dip aqua untuk ketahanan cairan maksimal. Keunggulan tambahan: touchscreen compatible, sehingga pekerja bisa mengoperasikan layar sentuh tanpa harus melepas sarung tangan — meningkatkan efisiensi kerja secara signifikan.
Untuk pekerjaan konstruksi, fabrikasi baja, atau area outdoor yang membutuhkan visibilitas tinggi, Portwest A625 Cut D13 PU Viz-Tex Glove adalah pilihan ideal. Warna oranye hi-vis dengan teknologi Viz-Tex memastikan tangan pekerja mudah terlihat, sementara lapisan PU halus memberikan ketahanan abrasi tinggi dan grip yang baik di kondisi basah maupun kering.
A625 juga memenuhi standar ANSI cut level A4 — kompatibel dengan proyek internasional yang menggunakan referensi standar Amerika Serikat.
Di lingkungan kerja yang menghadirkan bahaya ganda — benda tajam sekaligus permukaan panas — diperlukan sarung tangan dengan dual protection. Portwest AP42 Cut E15 Silicone Heat Glove menghadirkan kombinasi ini: cut resistance Level E (sangat tinggi) dan ketahanan panas kontak hingga 250°C selama 15 detik.
Liner Aramid+Steel+Elastane dilapisi silikon di telapak memberikan grip superior di semua kondisi. Ideal untuk fabrikasi logam, pengolahan kaca, industri otomotif, dan semua pekerjaan yang melibatkan material tajam bersuhu tinggi.
| Industri | Bahaya Utama | Rekomendasi Sarung Tangan |
|---|---|---|
| Fabrikasi logam / kaca | Potongan, abrasi | AP51 (Level F) atau AP42 (Level E + panas) |
| Konstruksi & baja | Potongan, abrasi, outdoor | A625 (Level D, hi-vis) |
| Industri otomotif | Potongan, panas, minyak | AP42 (Level E + tahan panas 250°C) |
| Migas & petrokimia | Potongan, bahan kimia, minyak | AP51 (nitrile aqua, Level F) |
| Pergudangan & logistik | Abrasi, potongan ringan | A625 (Level D, hi-vis) |
| Peleburan & foundry | Panas tinggi, potongan | AP42 (Level E + tahan panas 250°C) |
Sarung tangan yang terlalu besar mengurangi sensitivitas dan kontrol, sementara yang terlalu kecil menyebabkan kelelahan tangan lebih cepat. Cara mengukur:
Untuk pembelian korporat dengan banyak karyawan, kami menyarankan pemesanan sampel beberapa ukuran terlebih dahulu sebelum pembelian massal.
Sarung tangan yang dirawat dengan baik dapat bertahan jauh lebih lama dan mempertahankan performa perlindungannya:
Portwest menguji setiap produknya di laboratorium in-house berstandar internasional. Dokumentasi teknis lengkap tersedia untuk setiap produk, termasuk laporan uji, Declaration of Conformity, dan data sheet. Hal ini penting untuk kebutuhan audit K3, pengadaan perusahaan BUMN, atau proyek yang mensyaratkan dokumentasi APD lengkap.
📦 Stok sarung tangan safety Portwest lengkap tersedia di Maduma Safety.
Dapatkan konsultasi gratis, penawaran harga, dan kemudahan pengiriman ke seluruh Indonesia melalui WhatsApp Maduma Safety.
Level D, E, dan F mengacu pada EN ISO 13997 TDM test — mengukur gaya yang dibutuhkan untuk memotong material liner. Level F membutuhkan gaya ≥30N (tertinggi), Level E ≥22N, Level D ≥15N. Semakin tinggi level, semakin tahan terhadap benda tajam.
Tidak selalu. Cut resistance dan puncture resistance adalah parameter berbeda. Sarung tangan dengan cut resistance tinggi belum tentu tahan terhadap benda runcing yang ditekan (seperti kawat atau paku). Cek nilai tusukan (pierce resistance) di spesifikasi EN 388.
Tergantung intensitas penggunaan. Sebagian besar sarung tangan industri dirancang untuk penggunaan 3–6 bulan dengan pemakaian harian. Ganti segera jika ada kerusakan pada liner atau lapisan pelindung.
HPPE melindungi dari bahaya mekanis (potong, abrasi), bukan kimia. Untuk perlindungan kimia, diperlukan sarung tangan berbahan nitrile, neoprene, atau PVC dengan sertifikasi EN 374. Konsultasikan kebutuhan spesifik Anda dengan tim kami.
Ya. Kami melayani pengadaan korporat, tender proyek, dan pembelian dalam jumlah besar dengan harga kompetitif dan dokumen administrasi lengkap. Hubungi kami via WhatsApp untuk penawaran khusus.